Cerita seorang hamba 2.

15 May

Dia hamba-Nya.

Sering diuji. Tambahan pada tahun ini.
Ujian itu maksudnya si hamba di cintai oleh-Nya! Alhamdulillah!🙂

Pagi ini dia ditarbiyah oleh-Nya lagi. alhamdulillah.
Dia kerap mengulang di dalam hatinya, “Rodhitubillahi Rabba, Wabil Islami Deena, Nabi Muhammad wa Rasula.”

Dia tekan kan lagi di dalam hatinya, “Rodhitubillahi Rabba…”
Dia menyoal di dalam dirinya, “sejauh mana engkau redha?”

Redha itu kadang2 mudah diungkap dan diluahkan dari mulut. Tapi sejauh mana kita benar-benar redha?
Katanya redha, tapi hati masih lagi sedih. Katanya redha, tapi masih lagi berprasangka.
Mungkin, perlu untuk LEBIH me’muhasabah’ diri!

Seorang kakak ini pernah berkata kepada hamba ini.
“Awak redha ke tu? Mungkin awak tak cukup redha.”
Si hamba itu terfikir sendiri. Alhamdulillah, Allah izinkan si hamba untuk berfikir lagi.

Doa si hamba,
“Ya Allah, izinkan lah aku untuk redha dengan setiap apa yang berlaku ke atas diri ku. Engkau Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Mu, sedangkan aku tidak. Izinkan lah aku untuk benar-benar mendalami, mengamati, sekaligus benar-benar memahami erti “Aku Redha Allah sebagai Tuhan ku”.

Ya Muqallibal Qulub, Tsabbit Qulubana ‘Ala Deenika Ya Allah.”


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

wallahu’alam. correct me if I am wrong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: